Laman

Rabu, 04 April 2012

Yang Tak Terasa

Tangis yang tak terdengar olehmu.
Rasa yang tak terhiraukan olehmu.
Sakit yang tak terlihat olehmu.


Ada apa denganmu? Ada apa dengan hatimu? Ada apa dengan rasamu?


Kata-katamu membuat semua yang ada di diriku menjadi hancur hingga tak berbentuk.
Kau sakiti aku hingga rasa yang sangat teramat sakit.
Namun tak pernah ku meninggalkanmu.
Tak pernah rasa ini hilang.




Apa aku bodoh?
Ya, aku hanya seorang wanita bodoh yang selalu dibodohi oleh cinta dan perasaan.
Aku selalu berfikir  'Lebih baik diam daripada kamu mendengar namun tak bisa merasakan'
Tetapi ternyata, diam itu tidak selalu menjadi emas. Melainkan airmata...




Apakah kamu tau, disini ku bertahan seorang diri. 
Disini ku tegarkan hatiku sendirian.
Disini ku menangis tanpa ada yang memeluk dan menenangkanku.
APAKAH KAMU TAU SEMUA ITU?
APAKAH KAMU PEDULI AKAN SEMUA HAL ITU?




Sungguh, aku sangat kecewa karena semua harapanku tak pernah menjadi kenyataan.
Berharap itu menyakitkan ketika harapan itu tak menjadi kenyataan sampai akhir batas kesabaran.


Kau hancurkan hatiku, dan kau hancurkan lagi. Namun hatiku selalu dan tetap meninggikanmu...



Tak bisakah kamu berhenti berbuat yang tidak menyenangkan?
Tak bisakah kamu menyayangiku seperti aku menyayangimu?
Tak bisakah kamu seperti dirimu yang aku kenal dahulu?
Aku merindukan semua itu...


Tuhan, aku mohon bukalah pintu hatinya untuk kembali menjadi orang yang aku sayangi. Aku merindukannya, aku merindukan kasih sayangnya.

Tak lelaki lain yang aku inginkan kecuali DIA.
God, please I begging you!!!

Sudah terlalu banyak airmata yang tertetes karena dia. Dan aku tetap disini karena dia.



"Cobalah untuk LEBIH MENGHARGAI dan PEDULI dengan apa yang sudah kamu punya, sebelum semuanya hilang dari dirimu"




Yours, Fira

Tidak ada komentar:

Posting Komentar